Posted by : Unknown Jumat, 20 Desember 2013

Ada yang bilang puisi satu ini menyentu banget, sampe menyentuh tulang iga. Entah apa maksudnya, yang jelas puisi ini bagus. Udah ah, baca yuk..

Rindu Pragina Bali
Oleh: Ida Ayu Wulandari

Mengintip cahya di antara dahan jambu
Menangkap matahari yang terjaga dari lesu
Menyadarkan nafas ini

Menyusuri jalan kecil mimpi kecil di desa kecil
Puluhan tembok mengantarku ke pondok tua
Menelan kerinduan pada Sang Gafar
Langkahku terhenti

Alun gamelan membius raga
Tangan ini mulai merayu.Mataku
yang diam-diam menggapai ujung pelipis
Ragapun kian merendah
Aku tenggelam menikmati kerinduan
Membasuh kaki dengan agem 
Menjamu ratusan nafas asing
Memanjakan ribuan pasang mata
Mencumbu cemburu akan liuk badanku

Rinai turun di atas dangauku
Memasung rindu pragina-pragina surga seribu pura
Tatap mata kami Hyang Widhi
Berpeluh pendet kami menunggui taksu
Sementara legong didera angin tenggara

Kami hanya mau pulang
Membawa tubuh-tubuh kami yang dicuri
Kami hanya mau pulang oh bulan
Membawa penuh cahaya-cahaya yang tergadai

Dalam balutan tajung pendet


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Dayu Rsi - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -